Facebook Sebagai Media Informasi

Seperti kita ketahui bersama bahwa pemanfaatan internet dekade terakhir ini sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Media internet tidak lagi hanya sekedar menjadi media berkomunikasi semata, namun juga sebagai bagian tak terpisahkan dari dunia bisnis, industri, pendidikan, pergaulan sosial dan lain sebagainya. Khusus mengenai jejaring pergaulan sosial atau pertemanan melalui dunia internet, atau dikenal dengan social network, pertumbuhannya cukup mencengangkan. Untuk kesempatan kali ini saya akan mengambil contoh yaitu situs Facebook yang kini telah memiliki sekitar 200 juta pengguna dengan sekitar 2 juta penggunanya ada di Indonesia. Facebook adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, Awalnya hanya untuk lingkungan sendiri dimana digunakan untuk komunikasi antar mahasiswa lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya.

Dari data yang saya dapat hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu untuk foto di Amerika Serikat. Sekarang Facebook merupakan situs peringkat no 1 yang di cari orang Indonesia di google search dengan kata kunci facebook.

(sumber : Zaldi, A. 2009. Pengertian facebook. http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/file-sharing/1918499-pengertian-facebook/. Akses 18 Februari 2010.)

Dengan begitu di Indonesia Facebook bukan lagi menjadi sesuatu yang tabu namun Facebook sudah sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Namun beberapa minggu belakangan ini Facebook sedang menjadi buah bibir semua orang di Indonesia semenjak kasus anak hilang, perdangangan wanita dan masih banyak lagi hal-hal yang negatife karena facebook. Baik Facebook maupun jejaring sosial lainnya pasti ada sisi negatife dan positifnya, itu tergantung pada kita sendiri yang dapat memanfaatkannya pada proporsi yang tepat dan dapat bermanfaat bagi kita sendiri maupun orang lain. Selain hal-hal negatife dari penggunaan Facebook yang sedang ramai di bicarakan orang di Indonesia khususnya, sebenarnya masih banyak pula sisi positif yang dapat kita ambil dari penggunaan Facebook.

Sisi positif yang utama Facebook bias di manfaatkan sebagai media pembelajaran, karena ada banyak sarana dan fitur-fitur Facebook yang bisa dipakai untuk menunjang sarana pembelajaran. Berikut beberapa contohnya:

  • Facebook Share. Ini merupakan fitur dasar di facebook. Fitur ini pastinya juga bisa digunakan sebagai sarana untuk membantu pembelajaran. Siapapun bisa men-share apapun (tulisan singkat, link, gambar, video dsb) ke semua teman-temannya.
  • Facebook Quiz. saat ini sudah banyak quiz-quiz yang beredar di facebook. Rata-rata hanya quiz yang dibuat untuk sekedar iseng. Fitur ini sejatinya bisa dipakai untuk melakukan quiz online. Sang guru bisa membuat quiz-nya dengan mudah kemudian menyuruh seluruh muridnya untuk mengerjakan quiz tersebut.
  • Facebook Note. Dengan sarana ini sang guru bisa memancing murid-muridnya  saling berdiskusi mengenai topik tertentu. Sang guru cukup membuat note disana kemudian men-tag (“men-tag” bahasa Indonesianya yang enak didenger apa ya??) seluruh muridnya untuk memancing diskusi.
  • Facebook Apps. Dengan fitur ini hampir segalanya bisa dilakukan. Salah satunya adalah  dengan membuat sebuah game edutainment pada platform facebook Apps ini. Salah satu contoh Facebook Apps game edutainment yang cukup terkenal dan banyak dimainkan adalah Geo Challenge. Sebuah aplikasi game untuk menguji pengetahuan geografis dari pemain-pemainnya


(sumber : Kamal, M. 2009. Facebook sebagai media pembelajaran  pembelajaran. http://mustafakamal.biz/2009/04/26/facebook-sebagai-media-pembelajaran/. Akses 18 Februari 2010.)

Selain hal tersebut masih banyak hal-hal positif dari Facebook yaitu memanfaatkan Facebook untuk berbisnis karena Facebook merupakan website social networking yang menekankan dalam membangun jejaring pertemanan didunia internet. Banyak teman, berarti banyak relasi atau networking, banyak relasi berarti banyak kesempatan dalam berbisnis. Karena adanya fitur pencariannya yang canggih serta dukungan berbagai aplikasi yang tersedia. Melalui Facebook juga anda dengan mudah memperoleh teman, bahkan teman semasa sekolah yang telah lama tidak berjumpa, sampai dengan teman dari teman, teman sekerja, atau teman-teman baru yang dapat menjadi ajang silaturahmi.

Namun seperti sudah saya katakana diwal bahwa ada sisi-sisi negative dari facebook dan ada juga sisi-sisi positif dari Facebook. Jadi sekarang tinggal kita sendiri yang dapat memilah pemanfaatan teknologi yang sudah sangat berkembang pada jaman yang sudah modern ini sebagai sesuatu hal yang positif dan mari kita kembangkan IPTEK di Indonesia agar Negara kita tidak tertinggal dengan Negara lain yang berkembang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: