Pengaruh Internet terhadap gaya hidup manusia di kota besar

Seiring dengan kemajuan teknologi saat ini, internet menjadi suatu kebutuhan gaya hidup dewasa ini, khususnya di kalangan remaja. Dimana internet dapat mempengaruhi gaya hidup masyarakat kota, khususnya para remaja. Hal ini dikarenakan di kota sangat mudah untuk mengakses internet. Karena saat ini untuk mengakses internet dapat dilakukan dari handphone (Hp) atau dari PC dengan memanfaatkan fasilitas hotspot yang sekarang ini sudah banyak tersedia, seperti di sekolah, kampus, mall dan bahkan sampai tempat hangout remaja.
Gaya hidup yang seperti apa? Karena dengan menggunakan internet kita mendapatkan berbagai macam informasi baik itu dalam hal pakaian, aplikasi-aplikasi terbaru, berita, permainan-permainan terbaru dan lain-lain. Sehingga gaya hidup remaja saat ini menjadi konsumtif. Adapun pengertian konsumtif, menurut Menurut Lubis (dalam Lina & Rasyid, 1997) mendefinisikan perilaku konsumtif sebagai perilaku membeli atau memakai yang tidak lagi didasarkan pada pertimbangan yang rasional melainkan adanya keinginan yang sudah mencapai taraf yang sudah tidak rasional lagi.
Mengapa perilaku remaja konsumtif? Karena masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat-sifat masa transisi atau peralihan (Calon, dalam Monks dkk, 2001) karena remaja belum memperoleh status orang dewasa tetapi tidak lagi memiliki status kanak-kanak. Sehingga kaum remaja dapat dikatakan juga sebagai masa pencarian jati diri dan agar remaja tersebut dapat diterima dalam lingkungannya.
Untuk itu mulai dari sekarang kita sebagai remaja mulai mencari gaya hidup yang pas dan sesuai dengan selera. Kita juga harus dapat memilah-milah atau selektif terhadap informasi yang kita dapatkan dari internet maupun media lainnya. Agar untuk kedepannya kita para remaja dapat menjadi suatu pribadi yang lebih baik.

Sumber :
Admin. (2008). Kolaborasi gaya hidup remaja, sastra, media dan internet. http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?. Akses 13 September 2009.
Lina & Rasyid, H.F. (1997). Perilaku konsumtif berdasarkan locus of control pada remaja putra. Jurnal Psikologika,. 4, hal 24-28.
Monks, dkk. (2001). Psikologi perkembangan. Yogyakarta: Universitas Gaja Mada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: